Beranda/ Acara /Fasilitasi Diskusi Kelompok di OpenCon Jakarta 2018

Fasilitasi Diskusi Kelompok di OpenCon Jakarta 2018

WhatsApp Image 2018-10-14 at 15.30.43.jpeg

Foto oleh Bagian Dokumentasi OpenCon Jakarta 2018.

Pada tanggal 14 Oktober 2018, Creative Commons Indonesia berkesempatan untuk ikut serta sebagai peserta OpenCon Jakarta 2018 di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. Konferensi ini digagas oleh komunitas Open Access Indonesia berdasarkan izin resmi oleh penyelenggara OpenCon Pusat. Materi-materi yang disampaikan dalam konferensi ini meliputi Open Education oleh Cecep Kustandi, Open Access oleh Juneman Abraham, dan Open Data oleh Robertus Theodore. Pada bagian akhir acara, perwakilan dari CCID yaitu Hilman Fathoni, Fitriayu, dan Raisha juga memberikan fasilitasi dalam diskusi kelompok kecil tentang bagaimana kita dapat mempopulerkan ide-ide keterbukaan di dunia pendidikan.

WhatsApp Image 2018-10-14 at 4.31.36 PM.jpeg

Foto oleh Hilman Fathoni

Diskusi kecil ini membagi peserta menjadi tiga kelompok kecil supaya dapat lebih fokus berdiskusi dan merumuskan solusi-solusi dalam memajukan gerakan pendidikan terbuka. Setelah ide-ide selesai dirumuskan, tiap fasilitator akan maju mewakili kelompoknya mempresentasikan ide-ide tersebut. Kelompok Hilman menawarkan ide berupa penggunaan platform dan konten populer yang mempromosikan lisensi terbuka seperti YouTube, Flickr, dan Wikipedia untuk memperkenalkan keberadaan gerakan ini. Selanjutnya kelompok Fitriayu dan Raisha mempresentasikan tentang hal-hal yang masih menjadi masalah dalam upaya mempopulerkan gerakan ini yaitu persebaran sambungan internet, sosialisasi tentang infrastruktur seperti lisensi, dan penyediaan konten yang representatif.

WhatsApp Image 2018-10-14 at 4.31.36 PM (1).jpeg

Foto oleh Hilman Fathoni

Seusai diskusi kelompok, acara kemudian ditutup oleh ketua penyelenggara OpenCon Jakarta 2018, Maryam Qonita, dengan sedikit kata penutup yang disambung dengan sesi foto bersama.

WhatsApp Image 2018-10-14 at 4.31.37 PM.jpeg

Foto oleh Hilman Fathoni


Tags: