Beranda/ Berita /Berita Kematian: Bassel Khartabil (CC Suriah) Dieksekusi

Berita Kematian: Bassel Khartabil (CC Suriah) Dieksekusi

5114101621_49f2dc813b_b.jpg

Bassel Khartabil oleh Mohammed Nanabhay

Dilansir dari situs web Creative Commons Internasional, hari ini (2/8/2017), Bassel Khartabil (CC Suriah) telah resmi dinyatakan meninggal dunia, dieksekusi oleh rezim Bashar Al Assad penguasa Suriah.

Bassel merupakan pimpinan proyek CC Suriah, programer perangkat lunak bebas, pengajar, kontributor Wikipedia, dan advokat budaya bebas. Ia adalah seorang anak yang berbakti, suami yang baik, dan merupakan orang yang dikenal secara baik oleh komunitas-komunitas pengetahuan bebas di seluruh dunia. Proyek-proyek dan komunitas yang ia bangun akan terus hidup dan membawa kenangan pada sosoknya sebagai pemimpin.

Pada bulan Maret tahun 2012, ia ikut terjaring dalam operasi penangkapan orang-orang di jalanan kota Damaskus. Bassel dipenjara selama beberapa tahun, dan diperbolehkan sesekali untuk berkomunikasi dengan keluarganya. Lalu, pada bulan Oktober 2015, tiba-tiba ia dipindahkan ke lokasi yang tidak dirahasiakan. Pada saat itulah hubungan Bassel dengan dunia luar mulai ditutup. Creative Commons kemudian membuat pernyataan terbuka agar Bassel dibebaskan. Laboratorium Media Massachusetts Institute of Technology (MIT) pun menyediakan posisi sebagai peneliti kepada Bassel di pusat kajian media publiknya. Keluarga dan seluruh rekan-rekannya yang tiap hari mendoakan keselamatanya… hari ini dihancurkan hatinya dengan berita mengenai eksekusinya.

Dalam beberapa tahun ke belakang, berbagai komunitas yang bergerak di bidang kemanusiaan membuat kampanye-kampanye pembebasan Bassel. Amnesty International meluncurkan kampanye melalui jaringan Aksi Mendesaknya untuk mengajak orang-orang menulis surat yang ditujukan kepada penguasa-penguasa di Suriah. Kampanye tersebut juga digunakan untuk mendesak pihak penguasa Suriah agar memberikan Bassel akses bantuan hukum, kontak dengan keluarga, dan bantuan medis. Dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia Internasional, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menjulukinya sebagai “Tahanan Berhati Nurani”.

Belakangan ini juga berbagai komunitas dari seluruh dunia telah berusaha untuk memperkenalkan Bassel dan proyek-proyek yang dibuatnya melalui kampane berjudul #FreeBassel (#BebaskanBassel). Untuk merampungkan salah satu proyeknya, sekelompok rekan-rekan Bassel mengadakan pencetakan model 3 Dimensi dari salah satu pilar Palmyra, Tetrapylon, yang kemudian dipamerkan pada Konferensi Tingkat Tinggi Dunia Creative Commons 2017 di Toronto dengan nama #NEWPALMYRA.

Kami dari Creative Commons Indonesia turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kematian Bassel, rekan yang kontribusinya dalam membangun komunitas budaya berbagi dan pengetahuan bebas akan selalu kami ingat.

Selamat jalan, Bassel.


Tags: